<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>.:.  KAMMI   DAERAH SUMEDANG  .:.</title>
	<link>http://kammiunpad.blogsome.com</link>
	<description>Bergerak, Tuntaskan Perubahan...!</description>
	<pubDate>Wed, 27 May 2009 18:00:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Berita duka&#8230;</title>
		<link>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/05/06/berita-duka/</link>
		<comments>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/05/06/berita-duka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 01:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/05/06/berita-duka/</guid>
		<description><![CDATA[	Innalilahi wa innalilahi Rojiiun&#8230;.
Telah berpulang ke Rahmatullah ibunda dari sahabat kita tercinta  &#8220;Shalihah FKG 2007&#8243; mohon doa untuk alm. ibunda shalihah dan dorongan semangat untuk shalihah.. 
	>>>>LA TANSA SHALIHAH>>>>
	nb: pagi ini beberapa orang sahabat berangkat ke Bogor untuk melayat dan kasih dorongan buat shalihah

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Innalilahi wa innalilahi Rojiiun&#8230;.<br />
Telah berpulang ke Rahmatullah ibunda dari sahabat kita tercinta  &#8220;Shalihah FKG 2007&#8243; mohon doa untuk alm. ibunda shalihah dan dorongan semangat untuk shalihah.. </p>
	<p>>>>>LA TANSA SHALIHAH>>>></p>
	<p>nb: pagi ini beberapa orang sahabat berangkat ke Bogor untuk melayat dan kasih dorongan buat shalihah
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/05/06/berita-duka/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>KAMMI UNPAD IKUTI DISKUSI  |&#8221;Perempuan  dan Politi, kuota 30 %</title>
		<link>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/03/21/kammi-unpad-ikuti-diskusi-perempuan-dan-politi-kuota-30-2/</link>
		<comments>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/03/21/kammi-unpad-ikuti-diskusi-perempuan-dan-politi-kuota-30-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 08:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/03/21/kammi-unpad-ikuti-diskusi-perempuan-dan-politi-kuota-30-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Kammi Unpad hadir  dalam  Forum diskusi mahasiswa &#8220;Sehari bersama Perempuan&#8221; bertajuk &#8220;Kiprah Perempuan membangun  Bangsa di Pemilu 2009. Peserta Acara ini seluruhnya perempuan, atau bisa dikatakan acara yang &#8220;akhwat only&#8221;. Topik diskusi yang dibahas adalah  &#8221; Perempuan dan Politik (kuota 30 %), mampukah lahirkan perubahan??.
	
	
	Informasi di Baligho Acara dituliskan akan hadir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kammi Unpad hadir  dalam  Forum diskusi mahasiswa &#8220;Sehari bersama Perempuan&#8221; bertajuk &#8220;Kiprah Perempuan membangun  Bangsa di Pemilu 2009. Peserta Acara ini seluruhnya perempuan, atau bisa dikatakan acara yang &#8220;akhwat only&#8221;. Topik diskusi yang dibahas adalah  &#8221; Perempuan dan Politik (kuota 30 %), mampukah lahirkan perubahan??.</p>
	<p><img src='/images/blog1.JPG' alt='' /></p>
	<p><img src='/images/blog4.JPG' alt='' /></p>
	<p>Informasi di Baligho Acara dituliskan akan hadir 3 elemen kemahasiswaan (KAMMI, FMN, dan HTI) yang akan berdiskusi di forum ini. Namun  saat acara berlangsung ada 4 elemen yang meramaikan forum diskusi ini yaitu Muslimah HTI (MHTI), KAMMI Unpad, Matras (Mahasiswa trans kampus merupakan gabungan mahasiswa HTI dari beberapa kampus seperti UNisba, UPI, dsb), dan Hima Ilmu Pemerintahan Unpad.</p>
	<p>Untuk topik 30% yang dibahas  <strong>Forum ini KAMMI Unpad sepakat  bahwa tidak ada masalah dengan kuota 30 % di Legislatif</strong>. &#8220;Kammi mendukung sepenuhnya peran wanita dalam legislatif,&#8221; tutur  Yunita Muthmainah, Ketua BKM  KAmmi Eksak,  saat diskusi berlangsung.   </p>
	<p><img src='/images/blog7.JPG' alt='' /></p>
	<p>Kesemuanya juga menyadari bahwa masalah yang tengah dihadapi saat ini bukanlah masalah jumlah perempuan di legislatif  melainkan seberapa besar peran perempuan untuk membuat  lembaga legislatif jadi wadah yang lebih baik.</p>
	<p>Tiap pembicara yang hadir pun melontarkan pemikirannya..</p>
	<p><img src='/images/blog2.JPG' alt='' /></p>
	<p>seperti bu <strong>Cucu Sari Purniawati<br />
</strong>, selaku Caleg salah satu Parpol peserta pemilu  berpandangan selama ini perempuan enggan untuk maju karena terlalu banyak di &#8220;dogma&#8221; bahwa politik itu kotor dan dan sama sekali tidak ada kebaikan di dalamnya.</p>
	<p>sementara  <strong>Antik Bintari</strong> selaku Akademisi dari Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisip Unpad berpendapat kuota 30 % sebagai hal yang positif  bagi peran perempuan di pemerintahan. Namun sayangnya proses rekrutmen yang buruk, hanya pada saat menjelang pemilu, membuat kualitas Caleg perempuan diragukan.</p>
	<p>beda lagi dengan I<strong>shmah Cholil</strong>, pengamat politik, yang berpandangan untuk peran Caleg perempuan,  bahwa  logika gender yang dipakai untuk aturan tsb adalah omong kosong.. </p>
	<p><img src='/images/blog3.JPG' alt='' /></p>
	<p>namun sayangnya forum diskusi ini tidak membuahkan solusi bersama, hanya simpulan  panitia saja yang dibacakan di akhir acara.. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/03/21/kammi-unpad-ikuti-diskusi-perempuan-dan-politi-kuota-30-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mari menanggapi.</title>
		<link>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/02/08/mari-menanggapi/</link>
		<comments>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/02/08/mari-menanggapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 10:35:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/02/08/mari-menanggapi/</guid>
		<description><![CDATA[	Imbauan Soal Jaipong Dinilai Mengada-Ada
	dari  Okezone.com..
	Sabtu, 7 Februari 2009 - 18:04 wib
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau agar gaya dan penampilan pada tari Jaipong diperhalus. Hal ini ditanggapi beragam oleh pengamat dan tokoh seni di Jabar.
	Seperti diungkapkan pelaku seni yang sudah lama berkecimpung di dunia seni tarik suara dan promotor seni Jaipong, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Imbauan Soal Jaipong Dinilai Mengada-Ada</p>
	<p>dari  Okezone.com..</p>
	<p>Sabtu, 7 Februari 2009 - 18:04 wib<br />
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau agar gaya dan penampilan pada tari Jaipong diperhalus. Hal ini ditanggapi beragam oleh pengamat dan tokoh seni di Jabar.</p>
	<p>Seperti diungkapkan pelaku seni yang sudah lama berkecimpung di dunia seni tarik suara dan promotor seni Jaipong, Bangkit Sanjaya. Dia mengatakan, imbauan tersebut mengada-ada. Menurutnya, sangat tidak mungkin ada perubahan dalam tarian khas suku Sunda itu.</p>
	<p>&#8220;Dari pendalaman undang-undang pornografi saja, tarian yang berbentuk tradisi itu sudah menjadi pakem dan tidak bisa diubah. Karena sifatnya tradisi, bagaimana mau mengubahnya, ada-ada saja Gubernur,&#8221; tutur Bangkit kepada wartawan usai mengumpulkan penyanyi Jalanan se-Bandung, di Warung Bandung, Sabtu (7/2/2009).</p>
	<p>Dia menilai imbauan Gubernur Jabar itu sarat muatan politis menjelang pemilu yang sebentar lagi digelar.</p>
	<p>&#8220;Jika setiap seni tradisi diubah penampilan dan karakternya, tidak hanya di Jabar saja seni tersebut, di seluruh Nusanntara pun banyak tarian yang pakaiannya minim tapi sopan,&#8221; tuturnya.</p>
	<p>Bangkit menegaskan, tergantung dari segi apa si penonton melihat hal tersebut. &#8220;Ini juga bisa menjadi kepentingan politik, jika masyarakat tidak merespons imbauan yang merugikan tradisi  budaya Jabar,&#8221; pungkas Bangkit. (lsi)</p>
	<p>_Sebenarnya maksud dr himbauan itu untuk meminimalkan pengaruh dari dampak negative yg di akibatkan dr tarian ataupun kostum itu..<br />
tidak ada unsur-unsur politik dlm hal ini, karena imbauan tsb adlh bentuk kepedulian Ahmad Heryawan,,<br />
kita harus melihat dari segi positif nya..<br />
bukan untuk mengebelakangkan budaya atau tradisi bangsa, tetapi untuk memperbaiki moral bangsa agar lebih baik lagi.. _<br />
(sisca Uli_2007)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kammiunpad.blogsome.com/2009/02/08/mari-menanggapi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
