Liputan Khusus Raker

                                                 Oleh:Riki Hikman Sahidin*
Assalamu’alaikum Wr.Wb
 
Jatinangor.Rabu,21 Juni 2006
          Di tengah suasana kampus yang sepi-karena sebagian besar mahasiswa dah pada beres UAS- tampak sekumpulan mahasiswa Unpad tengah berada di Ruang 108 D1 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran. Siapakah mereka?? (Mereka??Kita kali). Mereka tidak lain dan tidak bukan adalah kader-kader KAMMI Komisariat Unpad yang akan melaksanakan Raker Pertama di masa kepengurusan 2006-2007 ini. Raker ini direncanakan dimulai pada pukul 08.00 WID (Waktu Indonesia bagian Djatinangor) dengan agenda raker dan pelantikan (plus pengucapan ikrar) akh Reza (pa ketu kita) oleh Ketua KAMMDA yang baru (Akh Deni,STT Tekstil), namun berhubung satu dan lain hal Raker baru bisa dimulai pada pukul 09.45 (sangat molor banget ya,ikhwatufillah?). Keterlambatan waktu ini pun tidak luput dari perhatian "Syaikh" qt, akh Iqbal, yang pada sesi awal kebagian tugas mengisi taujih bagi peserta raker.
 
Setelah taujih, acara diisi dengan sharing dua kepengurusan,masa kepengurusan 2003-2004 (diwakili Akh Fendi), dan masa kepengurusan 2005-2006 (diwakili Akh Riki, alias ana sendiri, sang peliput raker). Dalam masa kepengurusan Akh Fendi diceritakan mengenai aksi Kamsat Unpad yang "menghadang" Duta Besar USA untuk Indonesia, Ralph L.Boyce ketika berkunjung ke Unpad, dan "pendudukan" taman endog (Sumedang) dengan mengusung isu BBM. Selain itu, juga diceritakan mengenai berbagai "produk" yang telah dikeluarkan oleh KAMSAT Unpad waktu itu di antaranya Buletin ‘Sibaq’ yang dicetak sebanyak 1 rim dan selain dikonsumsi untuk kalangan internal juga diedarkan ke KAMSAT lain dengan tetap memungut infak bagi kepentingan sirkulasi Buletin ini. Kemudian untuk kepengurusan 2005-2006 lebih banyak diceritakan mengenai perjalanan ana (Riki) berada di wajihah ini hingga menerima dan menjalankan amanah sebagai ketua KAMSAT Unpad periode 2005-2006, (untuk lebih jelasnya ana pikir sudah terangkum di LPJ Muskom kemarin).
Rakernya sendiri baru bisa dilaksanakan ba’da sholat dzuhur, dan lagi-lagi kita (dengan pengecualian beberapa orang yang ga telat), mengulangi kesalahan tadi pagi, yakni datang tidak ontime (ngaret sekitar 20 menit). Presentasi dimulai dengan pemaparan Dept. Kajian Strategis yang sampaikan oleh sang Kadep sendiri, yakni akh Dodi Santoso (Fisip,Antrop 04).Subhanallah, tampak beberapa kader antusias mengkritisi dan memberi masukan terhadap proker yang disampaikan. Setelah Dept Kajian Strategis selesai, dilanjutkan dengan pemaparan dari Dept.Kaderisasi, Ketua, Sekum, Bendahara dan Dep. HUMAS.
 
Sebelum Dept. HUMAS memaparkan prokernya, Raker diselingi dengan Taujih dan Pelantikan dari Akh Deni (Ketua KAMMDA Bandung yang baru). Dalam taujihnya Akh Deni menyampaikan penyakit yang sering menimpa para aktivis da’wah yakni ‘banyak alasan’. Contoh sederhana penyakit ‘banyak alasan’ ini tampak dari jargon 5A yang sering kita dengar "Afwan Akhi Ana Ada Acara". Hal yang menjadi penekanan akh Deni dalam taujihnya adalah sebuah TANTANGAN kepada KAMSAT Unpad untuk melaksanakan jargon "Militansi Tiada Henti". Tentunya "TANTANGAN" tersebut harus kita jawab dan wujudkan dalam amal-amal nyata kader Kamsat Unpad ke depan.
"Jika Ada 1000Orang yang berjihad di jalan Allah, maka 1 diantaranya adalah aku"
"Jika Ada 100 Orang yang berjihad di jalan Allah, maka 1 diantaranya adalah aku"
"Jika Ada 10  Orang yang berjihad di jalan Allah, maka 1 diantaranya adalah aku"
"Jika HANYA Ada 1Orang yang berjihad di jalan Allah, maka itu adalah aku", dan
"Jika TIDAK ADA yang berjihad di jalan Allah, maka AKu telah mati SYAHID"
                                                                                
(*Staf Dept.Humas KAMSAT Unpad Masa Jihad 2006-2007)
 
NB:
1. Tulisan ini tidak melalui proses SYURO di bagian Redaksi Dept.HUMAS KAMSAT Unpad, jadi segala isi dan eksesnya menjadi tanggung jawab ana pribadi.
2. Kritikan dan Saran bagi Redaksi sangat kami nantikan
Billahitaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum Wr.Wb